Program Studi Teknik Elektro Institut Teknologi Sumatera (ITERA) terus memperkuat keterhubungan pembelajaran di kampus dengan kebutuhan nyata industri ketenagalistrikan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Studium Generale bertema “Electrical Safety for a Sustainable Energy Future” yang sukses diselenggarakan pada Kamis, 15 Oktober 2026, di Aula Gedung Kuliah Umum (GKU) 1 ITERA.
Menghadirkan Anugro Arbi Rivandi, Assistant Manager K3 & Keamanan PLN UID Lampung, kegiatan ini mengajak mahasiswa melihat lebih dekat bahwa pembangunan masa depan energi tidak hanya berbicara tentang pembangkit, jaringan, teknologi baru, dan energi berkelanjutan. Di balik seluruh perkembangan tersebut terdapat aspek fundamental yang tidak dapat ditawar, yaitu keselamatan ketenagalistrikan.
Dalam dunia ketenagalistrikan, keandalan sistem harus berjalan bersama keselamatan manusia, peralatan, dan lingkungan. Karena itu, pemahaman mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), identifikasi potensi bahaya, pengelolaan risiko, serta pembangunan budaya keselamatan menjadi bagian penting dari kompetensi seorang calon insinyur elektro.
Melalui pengalaman profesional di PLN, narasumber memberikan perspektif industri mengenai bagaimana prinsip keselamatan diterapkan dalam lingkungan kerja ketenagalistrikan. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan konseptual, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai tanggung jawab profesional ketika kelak terlibat dalam perencanaan, pengoperasian, pemeliharaan, maupun pengembangan infrastruktur tenaga listrik.
Tema Studium Generale ini semakin relevan di tengah transformasi sektor energi. Integrasi energi terbarukan, digitalisasi jaringan, elektrifikasi berbagai sektor, serta perkembangan smart grid akan membuat sistem tenaga listrik masa depan semakin dinamis dan kompleks. Perubahan tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang bukan hanya mampu merancang teknologi, tetapi juga memahami aspek keselamatan, keandalan, keberlanjutan, dan mitigasi risiko sejak tahap perencanaan.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan dan diskusi yang mempertemukan perspektif akademik dengan pengalaman praktis industri. Interaksi seperti ini menjadi penting karena berbagai persoalan ketenagalistrikan di lapangan tidak selalu dapat dipahami hanya melalui teori di ruang kuliah.
Studium Generale dipandu oleh mahasiswa Teknik Elektro ITERA angkatan 2025, Aulia Nafla Azzahra dan Erwin Agtianus Simanungkalit, sebagai moderator. Keterlibatan mahasiswa dalam penyelenggaraan kegiatan sekaligus memberikan pengalaman dalam komunikasi profesional, kepemimpinan, kerja tim, dan pengelolaan kegiatan akademik.
Pelaksanaan Studium Generale Teknik Elektro ITERA dikoordinasikan oleh Nia Saputri Utami, S.T., M.T., dosen Teknik Elektro ITERA. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Teknik Elektro ITERA dalam menghadirkan ekosistem pendidikan yang semakin dekat dengan industri dan perkembangan teknologi.
Kehadiran praktisi dari PLN UID Lampung juga membuka ruang yang semakin luas bagi penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan industri. Kolaborasi semacam ini berpotensi dikembangkan melalui kuliah praktisi, kunjungan industri, magang mahasiswa, penelitian terapan, tugas akhir, hingga capstone design yang berangkat dari permasalahan nyata pada sistem ketenagalistrikan.
Bagi Teknik Elektro ITERA, kedekatan dengan persoalan nyata industri sangat penting dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan Sumatera dan Indonesia. Infrastruktur tenaga listrik merupakan salah satu fondasi pembangunan kawasan, mulai dari industri, transportasi, permukiman, pusat data, hingga pengembangan energi baru dan terbarukan.
Melalui Studium Generale “Electrical Safety for a Sustainable Energy Future”, Teknik Elektro ITERA menegaskan bahwa masa depan energi berkelanjutan bukan hanya tentang menghasilkan energi yang lebih bersih dan membangun teknologi yang semakin canggih. Masa depan tersebut juga harus dibangun di atas sistem yang aman, andal, berkelanjutan, dan dikelola oleh insinyur yang memiliki tanggung jawab profesional yang kuat.
Keberhasilan kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah untuk terus mempererat hubungan Teknik Elektro ITERA dengan PLN UID Lampung, sekaligus memperkaya pengalaman belajar mahasiswa agar semakin siap menjadi bagian dari generasi insinyur yang akan membangun infrastruktur ketenagalistrikan Indonesia di masa depan.
