Kolaborasi Internasional Itera - BRIN - Huawei Singapura: Investigasi Teknologi Geolokasi RSS Factor Graph Mencapai Akurasi Centimeter untuk 6G

13 Mar 2026 • Berita • Oleh Muhammad Reza Kahar Aziz, S.T., M.T., Ph.D.

Lampung Selatan – Sivitas akademika Institut Teknologi Sumatera (ITERA) kembali menorehkan prestasi melalui publikasi riset di bidang teknologi komunikasi generasi masa depan. Penelitian mengenai geolokasi nirkabel untuk jaringan 6G berhasil dipublikasikan pada Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI) Volume 15 Nomor 1 Februari 2026.

Jurnal tersebut diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) dan telah terindeks SINTA 2, yang merupakan salah satu jurnal nasional bereputasi di bidang teknik elektro dan teknologi informasi di Indonesia.

Artikel berjudul “Geolokasi Nirkabel Graf Faktor RSS Mencapai Tingkat Akurasi MillimeterWave pada 6G” dipimpin oleh Muhammad Reza Kahar Aziz dari Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sumatera (ITERA).

Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi peneliti dari berbagai institusi nasional dan internasional, yaitu:

Muhammad Reza Kahar Aziz – Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Indonesia

Heriansyah – Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Indonesia; Institute for Telecooperation, Johannes Kepler University of Linz, Linz 4040, Austria

Syanne Octavia Mabuka – Program Studi Teknik Telekomunikasi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Indonesia

Muhammad Wahyu Fajrilah – Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Indonesia

Efa Maydhona Saputra – Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Indonesia; Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta

Anita Pascawati – Pusat Riset Teknologi Roket, Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Indonesia

Ardiansyah Musa Efendi – Singapore Connectivity Chipset Algorithm Design Lab, Huawei, Singapura

Penelitian ini mengembangkan teknik geolokasi nirkabel berbasis factor graph (FG) yang memanfaatkan received signal strength (RSS) sebagai parameter utama dalam menentukan posisi perangkat secara presisi tinggi.

Dalam studi tersebut, para peneliti menurunkan batas teoritis akurasi menggunakan pendekatan Cramér–Rao Lower Bound (CRLB) melalui analisis Fisher Information Matrix (FIM) dan matriks Jacobian. Pendekatan ini penting untuk mengetahui batas performa maksimum yang dapat dicapai oleh suatu sistem geolokasi.

Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode RSS-Factor Graph (RSS-FG) yang dikembangkan mampu mencapai akurasi hingga 1 cm pada lingkungan millimeterWave (mmWave), yang merupakan salah satu teknologi utama dalam jaringan 6G.

Performa terbaik dicapai pada kondisi signal-to-noise ratio (SNR) ≥ 20 dB, dengan nilai root mean squared error (RMSE) yang mendekati batas teoritis CRLB. Penelitian ini juga mengevaluasi berbagai skenario grid monitoring spot, yang menunjukkan bahwa variasi frekuensi tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap akurasi metode tersebut.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam pengembangan sistem positioning presisi tinggi pada jaringan komunikasi generasi berikutnya, yang berpotensi diterapkan pada berbagai bidang seperti robotika, kendaraan otonom, smart factory, hingga sistem pemantauan industri.

Artikel lengkap dapat diakses melalui tautan berikut:

https://journal.ugm.ac.id/v3/JNTETI/article/view/23919

Melalui publikasi ini, Program Studi Teknik Elektro ITERA kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan teknologi geolokasi dan wireless sensing untuk masa depan jaringan 6G, sekaligus memperkuat kolaborasi riset nasional dan internasional dengan berbagai institusi.