Dosen Teknik Elektro ITERA Raih Pendanaan Riset Inovasi BRIN 2026 untuk Pengembangan Analisis Keselamatan Reaktor Nuklir PeLUIt-40

02 Apr 2026 • Berita • Oleh Dr. Duwi Hariyanto, S.Si., M.Si.


Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Institut Teknologi Sumatera (ITERA) kembali menorehkan prestasi di bidang riset nasional. Dua dosen Teknik Elektro, Dr. Duwi Hariyanto, S.Si., M.Si. dan Dr. Swadexi Istiqphara, S.T., M.T., yang tergabung dalam tim Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), khususnya pada Organisasi Riset Tenaga Nuklir (OR TN) melalui Pusat Riset Teknologi Reaktor Nuklir (PRTRN), berhasil lolos pendanaan Riset Inovasi BRIN Tahun 2026 dalam skema Rumah Program Hasil Inovasi Teknologi Nuklir.

Riset yang diusulkan berjudul “Analisis Keselamatan Probabilistik PeLUIt-40: Identifikasi Internal Hazard dan Pengembangan Aplikasi Identifikasi Initiating Event (IE)”. Penelitian ini mendukung pengembangan Pembangkit Listrik dan Uap Panas Industri (PeLUIt-40), yaitu reaktor berbasis High Temperature Gas Reactor (HTGR) yang dirancang untuk menghasilkan listrik sekaligus menyediakan panas bagi berbagai kebutuhan industri.

Tahapan awal analisis keselamatan probabilistik (PSA) berfokus pada identifikasi Initiating Event (IE), yaitu kejadian awal yang berpotensi mengganggu operasi normal reaktor. Identifikasi ini mencakup berbagai kemungkinan penyebab, seperti gangguan teknis, faktor manusia, maupun kondisi internal dan eksternal sistem. Penelitian ini merupakan kelanjutan dari riset sebelumnya dan difokuskan pada penyempurnaan metode identifikasi serta pengembangan sistem berbasis digital untuk membantu proses analisis secara lebih sistematis dan terstruktur.

Keberhasilan pendanaan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara FTI ITERA dan PRTRN BRIN yang telah terjalin sebelumnya. Kolaborasi ini membuka peluang luas bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan riset strategis nasional.

Melalui kerja sama ini, dosen dan mahasiswa ITERA didorong untuk terlibat aktif dalam berbagai aktivitas riset, seperti pemodelan sistem, simulasi, serta pengembangan teknologi berbasis aplikasi, website, dan IoT untuk mendukung analisis dan pemantauan sistem. Peran Teknik Elektro menjadi penting dalam integrasi sistem, instrumentasi, serta pengembangan perangkat lunak pendukung.

Keikutsertaan dosen Teknik Elektro ITERA dalam program ini menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung inovasi teknologi nasional, khususnya di bidang energi maju yang berkelanjutan. Diharapkan, kolaborasi ini terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi penguatan ekosistem riset serta kontribusi Indonesia dalam pengembangan teknologi energi masa depan.