Teknik Elektro ITERA TEKNIK ELEKTRO ITERA Program Studi Teknik Elektro
ID EN

Dosen dan Delapan Mahasiswa Teknik Elektro ITERA Raih Pendanaan Program Aksara Mahasiswa Kemdiktisaintek 2026

14 Oct 2026 • Berita • Oleh Muhammad Reza Kahar Aziz, S.T., M.T., Ph.D.

Program Studi Teknik Elektro Institut Teknologi Sumatera (ITERA) kembali menunjukkan kontribusinya dalam kegiatan kolaboratif dan pengabdian kepada masyarakat. Dean Corio, S.T., M.T., dosen Teknik Elektro ITERA, bersama delapan mahasiswa Teknik Elektro, tergabung dalam tim penerima pendanaan Program Aksara Mahasiswa Kemdiktisaintek Tahun 2026.

 

Tim mengusung kegiatan berjudul “Implementasi Integrated Zero Waste Farming System Berbasis PLTS untuk Meningkatkan Efisiensi Peternakan Lele Bioflok dan Hidroponik Kelompok Wanita Tani Tulung Singkip.”

 

Program tersebut diketuai oleh Dr. Eng. Feerzet Achmad, S.T., M.T. dari Program Studi Teknik Kimia ITERA. Selain Dean Corio sebagai anggota pelaksana, kegiatan ini juga melibatkan Ir. M. Bobby Rahman, S.T., M.Si.(Han), Ph.D. dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota serta mahasiswa dari berbagai program studi di ITERA.

 

Keterlibatan Teknik Elektro menjadi salah satu kekuatan penting dalam tim multidisiplin tersebut. Delapan mahasiswa Teknik Elektro yang tercatat sebagai anggota tim adalah Kio Almuzaka, Timotius Jeruly Barus, Dhanra Akhdan Ziyad Fahroull, Eksa Gendis Ramadhan, Muhammad Agung, Nur Aini, Al Bariq Auliya Priyadi, dan Naysilla Fakhirah Ananta Nachrum.

 

Dari total 21 mahasiswa yang terlibat dalam program, delapan di antaranya berasal dari Teknik Elektro. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya kontribusi mahasiswa Teknik Elektro dalam proyek yang memadukan energi terbarukan, teknologi pertanian, sistem peternakan, dan konsep zero waste.

 

Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi salah satu aspek penting dalam program ini. Dari perspektif Teknik Elektro, penerapan PLTS membuka ruang implementasi keilmuan di bidang sistem tenaga listrik dan energi terbarukan, serta berpotensi dikembangkan lebih lanjut melalui sistem monitoring, instrumentasi, sensor, kendali, dan otomasi untuk mendukung operasional peternakan lele bioflok dan hidroponik secara lebih efisien.

 

Konsep Integrated Zero Waste Farming System diarahkan pada pembangunan sistem pertanian dan peternakan yang semakin terintegrasi serta meminimalkan limbah. Kolaborasi lintas disiplin menjadi penting karena implementasinya tidak hanya membutuhkan pemahaman teknologi kelistrikan, tetapi juga aspek proses, lingkungan, perencanaan, pertanian, serta pemberdayaan masyarakat.

 

Keberhasilan memperoleh pendanaan Program Aksara Mahasiswa Kemdiktisaintek 2026 sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh di perkuliahan pada persoalan nyata di masyarakat. Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai teknologi, tetapi juga memperoleh pengalaman bekerja dalam tim multidisiplin, merancang solusi, melakukan implementasi lapangan, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat pengguna teknologi.

 

Bagi Program Studi Teknik Elektro ITERA, keterlibatan dosen dan delapan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi keilmuan elektro untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pada pengembangan energi bersih, elektrifikasi produktif, pertanian cerdas, dan teknologi berkelanjutan.

 

Program Studi Teknik Elektro ITERA mengucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh dosen dan mahasiswa penerima pendanaan. Semoga program ini dapat terlaksana dengan baik, memberikan manfaat nyata bagi Kelompok Wanita Tani Tulung Singkip, sekaligus menjadi ruang pembelajaran dan inovasi bagi mahasiswa ITERA dalam menghadirkan teknologi yang berdampak bagi masyarakat.