Teknik Elektro ITERA TEKNIK ELEKTRO ITERA Program Studi Teknik Elektro
ID EN

Dari Masa Embrional ITERA di ITB hingga Memimpin Transformasi Digital Kampus, Dr. Harry Yuliansyah Kembali Dipercaya sebagai Kepala UPA TIK 2026–2030

27 Sep 2026 • Berita • Oleh Muhammad Reza Kahar Aziz, S.T., M.T., Ph.D.

LAMPUNG SELATAN - Keluarga besar Program Studi Teknik Elektro Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menyampaikan selamat dan sukses kepada Dr. Ir. Harry Yuliansyah, S.T., M.Eng., atas amanah yang kembali diberikan sebagai Kepala Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK) ITERA periode 2026–2030. Pelantikan tersebut sekaligus melanjutkan perjalanan panjang Dr. Harry dalam mengawal perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ITERA sejak masa awal berdirinya kampus. Penetapan Dr. Harry sebagai Kepala UPA TIK periode 2026–2030 tercantum dalam daftar pejabat baru ITERA.

Mengawal ITERA Sejak Masih dalam Masa Embrional di ITB

Perjalanan Dr. Harry bersama ITERA memiliki sejarah yang hampir sama panjang dengan perjalanan kampus ini sendiri. Ia merupakan salah satu dosen generasi pertama ITERA, yang mulai bertugas sejak 1 Desember 2012. Data kepegawaian ITERA mencatat Harry Yuliansyah sebagai dosen Teknik Elektro yang telah berstatus PNS sejak tanggal tersebut.

Tahun 2012 memiliki arti khusus dalam sejarah ITERA. Meskipun ITERA baru resmi didirikan melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 124 Tahun 2014 pada 6 Oktober 2014, kegiatan akademiknya sesungguhnya telah dimulai dua tahun sebelumnya. Pada 2012, ITB mendapat mandat untuk melaksanakan penerimaan mahasiswa baru ITERA, dan mahasiswa angkatan pertama mengikuti proses pendidikan dalam pembinaan ITB.

Jika 6 Oktober 2014 dapat disebut sebagai hari kelahiran resmi ITERA, maka periode 2012–2014 dapat digambarkan sebagai masa embrional ITERA dalam rahim akademik ITB. Kampusnya belum berdiri sebagai perguruan tinggi negeri mandiri, tetapi mahasiswa, dosen, dan proses akademiknya sudah mulai tumbuh.

Dalam masa perintisan tersebut, Dr. Harry termasuk dosen yang ikut mendampingi perjalanan awal ITERA. Buku perjalanan tujuh tahun ITERA bahkan mencatat Harry Yuliansyah sebagai salah satu dosen Teknik Elektro yang terlibat dalam proses pendidikan ketika mahasiswa ITERA masih menjalani perkuliahan di lingkungan ITB.

Dari Teknik Elektro hingga Fondasi TIK ITERA

Sebagai dosen Teknik Elektro, kiprah Dr. Harry tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran. Sejak masa awal, ia turut terlibat dalam pengembangan institusi, termasuk pengelolaan Program Studi Teknik Elektro dan pembangunan sistem teknologi informasi kampus.

Pada masa ketika Program Studi Teknik Elektro ITERA masih bertumbuh dengan pembinaan yang sangat erat dari Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB), Dr. Harry menjadi bagian dari generasi dosen yang mengawal kegiatan akademik dan kelembagaan prodi. Dalam perjalanan berikutnya, ia pernah memperoleh amanah dalam kepemimpinan Program Studi Teknik Elektro, baik sebagai ketua maupun sekretaris program studi. Profil resmi Teknik Elektro ITERA mencatat pengalamannya sebagai Ketua Program Studi pada 2014–2016 dan Sekretaris Program Studi pada 2016–2018.

Bersamaan dengan perkembangan akademik tersebut, bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi salah satu area pengabdian penting Dr. Harry. Dari sebuah kampus baru dengan infrastruktur yang masih dirintis, ITERA berkembang menjadi institusi dengan puluhan program studi, ribuan mahasiswa, berbagai fasilitas akademik, serta layanan digital yang semakin kompleks.

Dr. Harry berada di antara orang-orang yang menyaksikan sekaligus ikut membangun perubahan tersebut.

Sempat Fokus Menempuh Doktor, Lalu Kembali Mengabdi

Di tengah berbagai amanah kelembagaan, Dr. Harry melanjutkan pendidikan doktor di Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Pada 2026, ia berhasil menyelesaikan studi doktoralnya. Pencapaian tersebut menjadi tonggak baru dalam perjalanan akademiknya setelah sebelumnya menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Bengkulu dan magister di UGM.

Setelah periode fokus pada studi doktoral, Dr. Harry kembali aktif memperkuat pengelolaan ITERA. Rekam jejak resmi Teknik Elektro ITERA mencatat bahwa ia telah beberapa kali memperoleh amanah dalam pengelolaan UPT/UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi, sebelum kembali dipercaya memimpin UPA TIK untuk periode 2026–2030.

Dengan demikian, pelantikan kali ini bukanlah awal dari keterlibatan Dr. Harry dalam TIK ITERA, melainkan kelanjutan dari perjalanan panjang mengawal transformasi digital kampus.

Dari Kampus Rintisan Menuju Smart Campus

Perjalanan lebih dari satu dekade tersebut juga memperlihatkan konsistensi perhatian Dr. Harry pada pemanfaatan teknologi untuk kampus. Dalam rekam jejak risetnya, misalnya, pada 2017 ia terlibat dalam penelitian sistem monitoring energi listrik berbasis Internet of Things menuju Smart Campus ITERA, dan pada 2018 memimpin penelitian mengenai implementasi Smart Room berbasis Internet of Things di lingkungan ITERA.

Pengalaman akademik di bidang jaringan komputer, pengolahan citra, embedded system, dan Internet of Things (IoT) tersebut menjadi modal yang relevan dalam memimpin unit yang kini menjadi salah satu tulang punggung operasional universitas.

UPA TIK tidak lagi sekadar berkaitan dengan jaringan internet dan perangkat komputer. Transformasi digital perguruan tinggi saat ini mencakup integrasi sistem akademik, keamanan informasi, layanan digital sivitas akademika, infrastruktur server dan jaringan, interoperabilitas data, hingga pemanfaatan teknologi baru untuk mendukung pendidikan, penelitian, dan tata kelola.

Sebuah Perjalanan Bersama ITERA

Kisah Dr. Harry Yuliansyah pada akhirnya juga menjadi bagian dari kisah pertumbuhan ITERA sendiri: dimulai pada 2012 ketika ITERA masih berada dalam tahap perintisan bersama ITB, melewati kelahiran resmi ITERA pada 2014, perpindahan dan pembangunan kampus di Sumatera, pengembangan Program Studi Teknik Elektro, pembangunan infrastruktur TIK, pendidikan doktoral, hingga kembali memimpin UPA TIK pada periode 2026–2030.

Dari ruang-ruang kuliah ITERA yang dahulu masih berada dalam pembinaan ITB hingga sebuah institut teknologi yang kini terus berkembang di Sumatera, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan perguruan tinggi bukan hanya tentang gedung dan fasilitas, tetapi juga tentang orang-orang yang tumbuh dan mengabdi bersamanya.

Keluarga besar Program Studi Teknik Elektro ITERA mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Ir. Harry Yuliansyah, S.T., M.Eng. atas amanah sebagai Kepala UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi ITERA periode 2026–2030. Semoga amanah ini semakin memperkuat transformasi digital, pelayanan akademik, serta langkah ITERA menuju kampus teknologi yang unggul dan berdampak.

Caption foto:
Dr. Ir. Harry Yuliansyah, S.T., M.Eng., dosen Teknik Elektro generasi awal ITERA, kembali dipercaya sebagai Kepala UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi ITERA periode 2026–2030.

Meta description web:
Dosen Teknik Elektro generasi awal ITERA, Dr. Ir. Harry Yuliansyah, S.T., M.Eng., kembali dipercaya memimpin UPA TIK ITERA periode 2026–2030. Perjalanannya dimulai sejak masa perintisan ITERA bersama ITB pada 2012 hingga mengawal transformasi digital kampus saat ini.