Program Studi Teknik Elektro Institut Teknologi Sumatera (ITERA) kembali mencatat kisah alumni yang membanggakan. Muhammad Redho Kristianto, lulusan Teknik Elektro ITERA tahun 2024, kini berkarier di industri kendaraan listrik sebagai Mechatronics Maintenance Leader di BYD Indonesia. Perjalanan kariernya menarik karena dalam waktu relatif singkat setelah lulus, Redho telah memperoleh pengalaman langsung di lingkungan industri kendaraan listrik global, termasuk mengikuti pelatihan selama sekitar tiga bulan di Shenzhen, Tiongkok, pusat teknologi dan manufaktur BYD.
Redho menempuh pendidikan Sarjana Teknik Elektro di ITERA pada 2020–2024 dan lulus dengan IPK 3,80. Selama perkuliahan, performa akademiknya juga menonjol dengan beberapa kali berhasil memperoleh IP semester 4,00. Capaian akademik tersebut berjalan beriringan dengan upayanya membangun kompetensi praktis melalui magang, kompetisi, pelatihan, dan sertifikasi profesional.
Sejak masih berstatus mahasiswa, Redho aktif mencari pengalaman di luar ruang kuliah. Ia pernah menjalani pengalaman sebagai Electrical Engineer Intern di LEIN Power, Electrical Engineer Intern di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Electrical & Automation Engineer Intern di PT East West Seed Indonesia. Berbagai pengalaman tersebut membawanya bersentuhan langsung dengan ketenagalistrikan, energi terbarukan, otomasi industri, embedded system, project management, dan maintenance.
Redho juga memperkuat kompetensinya melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi industri. Ia mengikuti pelatihan PLC Siemens Automation dengan kompetensi antara lain PLC Siemens dan Siemens TIA Portal. Ia juga memiliki sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Listrik dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Kompetensi Redho berkembang melampaui bidang electrical engineering. Ia membangun kemampuan desain dan rekayasa melalui sejumlah sertifikasi Dassault Systèmes, antara lain CSWP Sheet Metal, CSWP Drawing Tools, CSWP Weldments, dan CSWA Mechanical Design. Ia juga memiliki sertifikasi Piping Design and Analysis dari Bentley Systems serta pelatihan Rooftop Solar Plant Installation dari Kementerian ESDM.
Kombinasi kompetensi electrical, mechanical, automation, PLC, troubleshooting, dan maintenance tersebut menjadi modal ketika Redho memasuki industri manufaktur kendaraan listrik. Pada Juni 2025, ia bergabung dengan BYD Indonesia sebagai Mechatronics Maintenance Specialist.
Salah satu fase penting dalam pengembangan kompetensinya di BYD adalah kesempatan mengikuti pelatihan selama sekitar tiga bulan di Shenzhen, Tiongkok. Pengalaman internasional tersebut memberinya kesempatan mempelajari secara langsung lingkungan teknologi, proses manufaktur, serta sistem maintenance dan otomasi dalam ekosistem industri kendaraan listrik.
Perjalanan kariernya kemudian berkembang cepat. Pada Oktober 2026, Redho dipercaya mengemban posisi Mechatronics Maintenance Leader di BYD Indonesia. Dengan demikian, hanya sekitar dua tahun setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya di ITERA, ia telah memasuki jenjang kepemimpinan teknis di industri kendaraan listrik.
Semasa mahasiswa, Redho juga aktif mengembangkan kemampuan melalui kompetisi. Ia pernah meraih Juara 1 Line Follower Robot Competition pada Electrical Engineering Action (EEA) Universitas Lampung tahun 2021. Pengalaman kompetisi tersebut melengkapi perjalanan akademik dan profesionalnya yang sejak awal mengarah pada integrasi electrical engineering, automation, dan mechatronics.
Kisah Redho memberikan pesan penting bagi mahasiswa Teknik Elektro ITERA bahwa karier dapat mulai dibangun sejak masa perkuliahan. Prestasi akademik yang baik dapat berjalan bersama pengalaman magang, kompetisi, sertifikasi, penguasaan perangkat industri, serta keberanian mengambil kesempatan belajar di lingkungan internasional.
Dari beberapa kali meraih IP semester 4,00 di Teknik Elektro ITERA, menjalani berbagai pengalaman magang dan sertifikasi, mengikuti pelatihan tiga bulan di Shenzhen, hingga dipercaya menjadi Mechatronics Maintenance Leader di BYD Indonesia, perjalanan Muhammad Redho Kristianto menunjukkan bagaimana kombinasi prestasi akademik dan pengalaman industri dapat mempercepat pengembangan karier seorang engineer muda.
Kisah tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Teknik Elektro ITERA untuk terus membangun kompetensi sejak masa kuliah serta mempersiapkan diri menghadapi transformasi industri menuju elektrifikasi, otomasi, smart manufacturing, dan kendaraan listrik.
