Program Studi Teknik Elektro Institut Teknologi Sumatera (ITERA) semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis dunia industri. Tidak hanya mendidik mahasiswa di ruang kuliah dan laboratorium, kepakaran dosen Teknik Elektro ITERA kini dibawa langsung ke lingkungan industri melalui program peningkatan kompetensi teknik bagi karyawan PT Fermentech Indonesia.
Sebanyak tujuh dosen Teknik Elektro ITERA dipercaya menjadi bagian dari tim pelaksana pelatihan dengan materi yang bersentuhan langsung dengan teknologi penting di dunia industri, mulai dari sistem tenaga listrik, sensor dan transduser, Programmable Logic Controller (PLC), Building Management System, Distributed Control System (DCS), Human Machine Interface (HMI), Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), hingga analisis aliran daya menggunakan ETAP.
Penugasan tersebut tertuang dalam Surat Tugas Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITERA Nomor 158/DST/IT9.2.1/PM.01.05/2026 tanggal 15 Januari 2026. Program ini merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama antara LPPM ITERA dan PT Fermentech Indonesia tentang pelatihan/diklat peningkatan kompetensi teknik bagi karyawan perusahaan. Secara keseluruhan, tim melibatkan 18 dosen ITERA dari bidang Teknik Elektro, Teknik Mesin, dan Teknik Kimia.
Dari Teknik Elektro ITERA, Syamsyarief Baqaruzi, S.T., M.T. mendapat kepercayaan membawakan materi Operasi dan Pemeliharaan Sistem Tenaga Listrik. Dr. Suratun Nafisah, S.Si., M.Sc. bersama Khansa Salsabila Suhaimi, S.T., M.T. terlibat pada pelatihan Sensor dan Transduser. Purwono Prasetyawan, S.T., M.T. membawakan PLC dan Building Management System.
Kepakaran otomasi dan sistem industri diperkuat oleh Afit Miranto, S.T., M.T. melalui materi DCS, Protocol, HMI, SCADA, dan IED. Sementara itu, Dr. Duwi Hariyanto, S.Si., M.Si. membawakan pemodelan pembangkit berbasis biomassa dan natural gas. Ali Muhtar, M.Eng. melengkapi rangkaian tersebut melalui materi perhitungan dan analisis aliran beban menggunakan ETAP.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa keilmuan Teknik Elektro memiliki peran penting dalam mendukung operasional industri modern. Di balik proses produksi terdapat sistem kelistrikan yang harus andal, sensor yang terus membaca kondisi proses, PLC dan DCS yang menjalankan otomasi, SCADA yang melakukan pemantauan dan pengendalian, hingga analisis sistem tenaga yang memastikan operasi berjalan aman dan efisien.
Keterlibatan dosen Teknik Elektro ITERA dalam program ini juga menjadi bentuk nyata transfer pengetahuan dari kampus ke dunia industri. Materi yang diberikan tidak berhenti pada teori, tetapi berkaitan langsung dengan teknologi yang digunakan dalam pengoperasian dan pemeliharaan fasilitas industri.
Bagi Teknik Elektro ITERA, kolaborasi semacam ini menjadi jembatan dua arah antara akademisi dan industri. Industri memperoleh akses terhadap kepakaran dosen dan perkembangan ilmu pengetahuan, sedangkan dosen mendapatkan paparan terhadap kebutuhan, persoalan, dan teknologi aktual di lapangan yang dapat memperkaya pembelajaran, penelitian, serta pengembangan kompetensi mahasiswa.
Kepercayaan PT Fermentech Indonesia kepada para dosen ITERA sekaligus mempertegas bahwa kontribusi perguruan tinggi tidak berhenti pada menghasilkan lulusan. Melalui kepakaran yang relevan dengan kebutuhan industri, Teknik Elektro ITERA turut mengambil bagian dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan penguatan ekosistem industri di Lampung dan Sumatra.


