Juara Terinovatif Ajang InaRISK Hackathon Fest 2021: Mahasiswa Teknik Elektro ITERA Ciptakan Gelang Tanggap Bencana Bagi Penyandang Disabilitas

Juara Terinovatif Ajang InaRISK Hackathon Fest 2021: Mahasiswa Teknik Elektro ITERA Ciptakan Gelang Tanggap Bencana Bagi Penyandang Disabilitas

Tiga mahasiswa program studi Teknik Elektro Institut Teknologi Sumatera (ITERA), yakni Arif Nur A Risman, Fandilla Dimas P, dan Riki Bastian, ciptakan solusi digital berupa gelang tanggap bencana yang ditujukan bagi para penyandang disabilitas. Produk yang diberi nama Gelang Tanggap Bencana (GETANA) ini akan terintegrasi dengan aplikasi InaRISK keluaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia. Lebih lanjut, produk ini memenangkan kategori Terinovatif dalam ajang InaRISK Hackathon Fest 2021 dengan subtema Kemudahan Akses Informasi bagi Kelompok Difabel dan Kelompok Rentan Lainnya; yang terselenggara atas kolaborasi antara BNPB, United Nations Development Programs (UNDP) dengan bantuan Pemerintah Jepang DX4Resilience, serta U-Inspire Indonesia; pada 10 Mei – 6 Juni 2021 dan terbuka untuk Warga Negara Indonesia (WNI) usia 18 – 40 tahun. Adapun produk ini akan memasuki tahap coaching dan monitoring, integrasi ke InaRISK, serta launching pada Oktober 2021.

“Informasi mengenai kesiapsiagaan bencana seringkali sulit diakses oleh masyarakat, terutama para penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya. Mereka kerap tidak mendapat perhatian dalam mengakses bantuan dan layanan penting. Oleh karena itu, GETANA hadir sebagai alat pendeteksi bencana yang mudah dan praktis untuk digunakan.” ucap Arif  dalam wawancara hari Selasa, 6 Juli 2021, 16:30 WIB.

Sistem kerja dari GETANA adalah mengambil data dari website resmi BNPB berupa update bencana yang sedang terjadi. Ketika lokasi terjadinya bencana berdekatan dengan user GETANA, maka output yang dihasilkan berupa peringatan bunyi, getaran, dan interface pada Liquid Crystal Display (LCD). Selain itu, sistem ini dapat mengambil tindakan berupa panggilan darurat kepada pihak keluarga atau BNPB apabila user berada dalam situasi bahaya, dan menunjukkan lokasi evakuasi terdekat. Adapun kendala dalam penciptaan gelang berdimensi 3 cm x 3 cm x 2 cm itu adalah waktu pengerjaan yang singkat.

Berikut link video demonstrasi alat : https://youtu.be/sTS2pu0W414

Ditulis oleh Natasya Salsabiila, Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Angkatan 2019.

Editor oleh Muhammad Reza Kahar Aziz, S.T., M.T., Ph.D., SMIEEE., Assistant Professor, Program Studi Teknik Elektro.

One thought on “Juara Terinovatif Ajang InaRISK Hackathon Fest 2021: Mahasiswa Teknik Elektro ITERA Ciptakan Gelang Tanggap Bencana Bagi Penyandang Disabilitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *