Teknik elektro, ITERA, EL ITERA
Mahasiswa program studi teknik elektro kembali mengukir prestasi dalam Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Badminton Club (IBC) Open 2022 yang bertemakan berkompetisi dalam sportivitas, merangkul dalam solidaritas. Pertandingan tersebut menggunakan sistem pertandingan beregu dengan poin untuk menang sebanyak 2 yang merupakan akumulasi kemenangan dari partai pertandingan. 7 mahasiswa yang tergabung dalam tim PB Elektro ITERA, antara lain Arif Nur A. Risman (EL’18), Dani Rahmadana (El’18), Doni Apriawan (EL’19), Akmal Albani (EL’19), Naufal Farrell R. (EL’19), M. Haikal Fabiyoansyah (EL’19), dan Yoga Juliandra (EL’20) berhasil meraih juara kedua.
Seluruh pemain mengaku sangat bersyukur atas prestasi yang berhasil diraih. Kemudian Akmal Albani menyampaikan bahwa untuk mencapai prestasi tersebut, mereka selama ini selalu rutin menjalankan latihan sebelum memasuki masa pertandingan. Proses latihan dilakukan bersama PMB Himpunan Mahasiswa Elektro (HME).
Dani Rahmadana atau yang akrab disapa Dani menyampaikan bahwa ketenangan dan juga percaya pada tim merupakan kunci keberhasilan. “Keberhasilan dalam setiap pertandingan adalah dengan bermain tenang dan fokus, tidak memikirkan poin musuh dan jangan menyerah sebelum akhir pertandingan,” ujar Dani Rahmadana. “Selain itu keberhasilan ini merupakan kerja keras semua pemain dan massa HME yang senantiasa mendukung selama pertandingan berlangsung,” sambung Yoga Juliandra.
Sukma Yuliandra Putri (EL’19) selaku ketua PMB HME berharap dengan kemenangan ini, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro dapat terus meningkatkan prestasinya baik dalam bidang bulu tangkis, maupun bidang lainnya. “Saat ini kita juara kedua, namun tahun depan kita harus rebut kembali piala bergilir IBC Open. Karena memang begitulah seharusnya,”Ujar Sukma dengan semangat.
Yoga menjelaskan bahwa tim PB Elektro ITERA cukup mengalami beberapa kendala mengenai biaya terkait proses persiapan menuju pertandingan, yaitu mencakup tempat latihan dan juga peralatan yang digunakan. “Persiapan terkadang cukup terhambat karena setiap berlatih memerlukan biaya sewa lapangan maupun pembelian shuttlecock. Harapannya, program studi dapat membantu sehingga proses persiapan dapat lebih maksimal,” Ujar Yoga.
Di akhir wawancara, Akmal menyampaikan para pemain saat ini sedang mempersiapkan untuk mengikuti ITERA OLYMPIC yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 ini. Ia juga berharap agar setiap pemain yang mengikuti ITERA OLYMPIC dapat berpertasi serta senantiasa membanggakan Program Studi Teknik Elektro. “Harapan saya semoga setiap tim dari masing-masing cabang lomba dapat berprestasi dan membanggakan program studi Teknik Elektro,” Ujar Akmal.
Narasumber oleh Dani Rahmadana, Akmal Albani, Sukma Yuliandra Putri, dan Yoga Juliandra.
Penulis oleh I Putu Gede Widara Yuda, Mahasiswa Teknik Elektro ITERA 2020.
Editor oleh Muhammad Reza Kahar Aziz, S.T., M.T., Ph.D.