Teknik elektro, ITERA, EL ITERA
Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Elektro (EL) Institut Teknologi Sumatera (ITERA), angkatan 2020, Muhammad Redho Kristianto, menceritakan pengalamannya kala berhasil lulus seleksi program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan ini dilakukan pada salah satu instansi pemerintah yaitu Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) sebagai Solar Photovoltaic (PV) Technical Support (Engineering and Business Development). Berhasilnya mahasiswa untuk lulus progam MBKM setara dengan presetasi mahasiswa di tingkat nasional sehingga akan mendukung indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi.
Selama proses seleksi, Redho perlu bersaing dengan 2.456 mahasiswa pendaftar dari berbagai wilayah Indonesia. Ada beberapa tahap seleksi yang telah Redho lalui untuk sukses menjadi salah satu dari 67 mahasiswa yang lolos seleksi dengan keketatan yang tinggi secara nasional yaitu 1:40. Sehingga pada proses ini, 1 mahasiswa harus dapat menyisihkan 39 mahasiswa yang lain. Adapun proses yang perlu dilalui adalah seleksi administrasi, tes kemampuan dasar (TKD), menulis esai (essay), wawancara, motivation letter, dan tes kebinekaan. Selama proses seleksi administrasi, hanya 1.316 yang lulus, artinya 50% mahasiswa tersaring di proses ini. Kemudian, 50 soal TKD dan membuat esai menyisakan 179 mahasiswa.
Redho menjelaskan alasannya mengapa ia tertarik untuk mendaftarkan diri pada program magang yang disebut sebagai Gerakan Inisiatif Listrik Tenaga Surya (GERILYA) di KESDM. Hal ini karena ketertarikannya dalam mempelajari energi baru dan terbarukan di bidang kelistrikan. Menurutnya, hal tersebut harus dilakukan di tengah isu krisis energi akibat bahan bakar fosil yang terus menipis. “Mengingat bahwa bahan bakar fosil semakin hari semakin menipis, maka anak muda terutama mahasiswa teknik elektro sekarang harus mulai memikirkan inovasi agar krisis energi tidak terjadi di masa depan, ” ujarnya.
Redho akan memulai kegiatan magang tersebut pada tanggal 16 Februari 2023. Adapun kegiatan tersebut akan dibagi menjadi dua bagian yaitu courses selama 2 bulan dan team-based project (TBP) selama 4 bulan. Di akhir, Redho berpesan agar mulai para mahasiswa sejak tingkat pertama untuk belajar untuk menyusun curriculum vitae (CV) semenarik mungkin baik itu menggunakan CV applicant tracking system (ATS) maupun CV kreatif.
Editor Muhammad Reza Kahar Aziz, S.T., M.T., Ph.D.